Saking banyaknya tradisi dan budaya yang lahir ditempat ini, Jeonju disebut kota 1000 tahun sejarah. kunjungan saya ke jeonju memang bukan semata-mata karena adanya bus gratis, tetapi juga ingin mencicipi  jeonju bibimbap dan melihat langsung kumpulan rumah-rumah tradisional khas korea yang berada di jeonju karena busa baru akan kembali ke seoul pada pukul 17.00 selain jeonju hanok village, tempat menarik adalah sebuah jalan yang disebut sebagai street that is desired walk. Untuk info lebih lengkap anda bisa membacanya artikel selanjutnya di  IDN Poker .

Rodeo Street Menjadi Tujuan Bagi Para Turis

Masyarakat sekitar kerap menyebutnya sebagai rodeo street yang dianggap mirip dengan rodeo drive karena nama jalannya cukup panjang dan sulit untuk dihafal. rodeo street itulah tujuan pertama saya di jeonju. lokasi area pusat perbelanjaan ini bisa dicapai dengan lima belas menit bberjalan kaki dari riviera hotel, tempat meeting point free shuttle bus. kalau menurut saya  rodeo street ini justru mirip dengan area Myeong dong seoul. Mungkin karena bentuk toko-toko dan mereknya yang serupa.

Kedai Makanan Yang Ada di Rodeo Street

Saya sempat melihat-lihat ke beberapa toko, tetapi kemudian memantapkan hati bahwa perjalanan masih panjang sehingga akhirnya mata saya lebih tertarik  melirik ke kedai makanan  ketimbang deretan pelmbap wajah dengan kemasan warna-warni. saya lalu masuk ke food court yang berada di departemen store kecil dan hanya mencari satu menu bibimbap. bibimbap adalah makanan khas jeonju yang terbuat dari nasi dengan topping macam-macm sayuran olus daging sapi.